Cari Blog Ini

engkau lahir dari batu

gelombang yang memermainkan tubuhmu
membentuk kemilau pada titik-titik cahaya
: gelap yang melahirkan terang

siapakah yang menjalani upacara?
memahat wajahmu diam
diam menjadi tawa yang sempurna
mengakrabi kebisuan

engkaulah perempuan yang lahir
oleh tangan-tangan gaib
pecahan batu terkikis lepas
gelombang yang lebih menyuarakan kesunyian

namun dalam tubuhmu bisu
aku menggali-gali namamu


wendra wijaya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar