pada suatu ketika kubiarkan
gerak angin membawamu
melabuhkan kerinduan bunga
pada kepak sayap kupu-kupu
lalu dalam waktu yang tersisa
kususuri jejak-jejakmu
yang tertinggal pada lintasan
angin memunguti kelopak rapuh tubuhmu
membekas kesempurnaan
dalam ladang kering
yang terengah-engah
mengeja kata-kata namamu
wendra wijaya
gerak angin membawamu
melabuhkan kerinduan bunga
pada kepak sayap kupu-kupu
lalu dalam waktu yang tersisa
kususuri jejak-jejakmu
yang tertinggal pada lintasan
angin memunguti kelopak rapuh tubuhmu
membekas kesempurnaan
dalam ladang kering
yang terengah-engah
mengeja kata-kata namamu
wendra wijaya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar